STUDI KASUS POLA ASUH ORANG TUA TENTANG SEKS EDUKASI PADA ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DI KOTA SAMARINDA

Nella Oktavianna

Abstract


The incidence of sexual violence increased by 44% from 2013 to 2015. Parents have a major role as a giver informasn sex education in preventing the incidence of sexual abuse in children.This study aims to provide an overview upbringing given by parents to children. The research is a qualitative research with case study approach. Key informants are parents of the victims and key informants is the Head KPAID Samarinda. This data retrieval techniques with in-depth interviews. Mechanical analysis using narrative approach. The results showed a lack of dimensional control with aspects of child behavior restrictions, lack of decisive aspect of preventing the sexual behavior of children and lack of control aspects. Dimensions warmth with aspects of the lack of parental supervision, lack of responsiveness and insensitive to children's emotions. It is suggested that parents provide early sex education to children properly and gradual age-appropriate child development. Various sectors also need to be encouraged to prevent and provide proper education to parents about their parenting to children.


Keywords


Parenting Parents, Sexual Violence

Full Text:

Untitled

References


Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Provinsi Kalimantan Timur (BPPKB Kaltim). 2015. Data Angka Kekerasan se Wilayah Kalimantan Timur. Samarinda

DW News. 2015. Angka Kekerasan terhadap Anak. Diakses di http://dwnews.com pada 11 Mei 2016 pukul 11.30 WITA

Herjanti. 2015. Pola Asuh Orang Tua tentang Pendidikan Seks Anak Usia Dini.

Jurnal. Diakses di http://www.akbidylpp.ac.id pada tanggal 10 April 2016 pukul 21.06 WITA di Samarinda

Hertinjung, Wisnu Sri. 2009. The Dinamyc of Causes of Child Sexual Abuse Based On Availability of Personal Space and Privacy. Diakses di https://publikasiilmiah.ums.ac.id pada tanggal 11 April 2016 pukul 20.00

WITA

Ira Petranto. 2005. Pola Asuh Anak. Jurnal. Diakses di http://www.sarjanaku.com pada tanggal 11 Mei 2016 pukul 12.10 WITA di Samarinda

Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2016. Pengertian. Diakses di www.kbbi.com pada 16 November 2016 pukul 22.00 WITA di Samarinda

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI. 2009. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Diakses di www.peraturan.go.id 21 Desember 2016 pukul 17.00 WITA di Samarinda

Kusmiran, Eny. 2011. Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Jakarta: Salemba Medika

Kutai Kartanegara. 2017. UMK pekerja di Kukar. Diakses di www.kutaikartanegara.com pada 13 Januari 2017 pukul 10.00 WITA di Samarinda

Liputan 6. 2016. Berita kekerasan Yuyun. Diakses di www.liputan6.com pada 11

Januari 2017 pukul 09.00 WITA

Marmi. 2013. Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar: Notoatmodjo. 2010. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Prasetyo. 2015. Faktor-faktor Penyebab Kekerasan Seksual. Jurnal Diakses di https://jurnal.ugm.ac.id pada tanggal 10 Agustus 2016 pukul 19.00 WITA di Samarinda

Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Sahabat Keluarga Kota Balikpapan. 2016. Data Kasus Penanganan Masalah dari Tahun 2013-2015. Balikpapan

Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Keluarga Provinsi Kalimantan Timur. 2015. Data Kasus Penanganan Masalah Kekerasan Seksual dari Tahun 2013-2015. Samarinda

Singgih, D Gunarsa. 2004. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: Gunung Mulia

Siswanto. 2013. Mudahnya Membuat Proposal Skripsi Bidang Epidemiologi.

Samarinda: MT Publishing Samarinda:

Sulistyaningsih, Ekandari dan Faturochman. 2002. Dampak Sosial Psikologis

Perkosaan. Jurnal. Diakses di https://jurnal.ugm.ac.id pada tanggal 10 April

pukul 21.06 WITA di Samarinda

Windiani, I Gusti Ayu Trisna dan Soetjiningsih. 2004. Gangguang Tingkah Laku, Kenalakan dan Tindak Kekerasan Remaja. CV. Jakarta: Sagung Seto


Refbacks

  • There are currently no refbacks.